Panduan Cara Mudah Menulis Artikel SEO
Bagaimana cara menulis artikel SEO? Berikut adalah rangkuman materi Kuliah WhatsApp Menulis SEO bersama Smarteen dengan pemateri Hafidz Muftisany. Beliau seorang jurnalis, pengisi rubrik smarteen, dan Direktur PT Smart Media Prima.
Menulis SEO itu bisa mendatangkan penghasilan. Pertama kita bisa sebagai blogger itu sendiri dan mendapatkan penghassilan dari internet (adsense, review, lomba dll). Atau kita sebagai penulis SEO yang mendapat order jasa penulisan artikel dari para blogger.
Menulis SEO itu intinya menulis apa yang orang cari bukan soal apa yang kita suka. Bisa jadi menulis SEO itu menulis tema yang kita suka karena kebetulan niche blog/websitenya sesuai hobi kita. Sangat bisa jadi pula kita menulis apa yang tidak terlalu kita sukai, karena nichenya tidak terlalu kita suka.
Terus apa itu niche? niche itu semacam tema utama dari sebuah blog/website. Smarteen.co.id itu nichenya 'gado-gado' dengan segmen remaja. Hadila.co.id itu nichenya juga 'gado-gado' dengan segmen keluarga. Niche khusus contohnya kameralogi.com itu nichenya hanya soal kamera dan menanam.com nichenya hanya soal tumbuhan.
Kalau mau jadi blogger, menentukan niche ini penting. Harus dipastikan ada orang yang mencari soal tema-tema yang ada dalam niche kita. Jadi pakai riset. Bukan asal karena kita suka. Ingat ya, menulis apa yg orang cari. Sementara sebagai penulis SEO saran saya jangan membatasi niche. Karena bisa jadi nanti kita akan dapat banyak pekerjaan untuk menuliskan artikel dengan niche yang beraneka ragam. Yang harus kita kuasai adalah teknik menulis SEO-nya. Sehingga tema apapun bisa kita kuasai.
Kembali ke menulis SEO adalah menulis apa yang orang cari. Pertanyaannya, bagaimana caranya tahu apa yang dicari orang di search engine? caranya dengan riset kata kunci (keyword). Tentu dengan menggunakan bantuan tools.
Tools riset kata kunci ini ada yg free ada yg berbayar. Kalau free kita bisa gunakan ubbersuggest miliknya neilpatel.com. Ubbersuggest gratis memang tapi dibatasi pencarian per hari.
Bisa juga memakai Google Key Planner (GKP) yang ada saat kita mau buat Google Ads. Bisa juga pakai Chrome Extension namanya WMS Everywhere. Ubbersuggest juga tersedia di ekstensi Chrome. Kalau yg berbayar yg cukup powerfull pakai Ahref. (seminggu Rp 120 ribuan langganannya). Kalau saya sarankan pakai ubersuggest yang versi web. Nanti untuk mencari kata kunci turunan. Bentuknya file excel.
Ini tampilan ubbersuggest. di bagian negara kita ganti Indonesia kalau kita menargetkan pembaca dari Indonesia atau kalau blog/websiter berbahasa Indonesia
Contoh kita masukkan kata kunci 'cara membuat web', disana sudah ada volume pencarian dan data-data lain. Sebagai penulis kita fokus saja ke volume pencarian
Nah di ubbersuggest dan tools riset kata kunci lainnya, selalu ada kata kunci turunan. Dan masing-masing kata kunci turunan punya volume pencarian masing-masing. Kata kunci turunan ini juga hal yang sangat penting bagi penulis SEO
data dari ubbersuggest ini bisa kita simpan. Caranya di bawah ada tombol export to csv. itu klik saja sudah otomatis terdownload dengan forwal excel.
Oh ya untuk bisa dapat download ini kita harus sign in ya. Bisa pakai akun gmail teman teman. Free. Nah nanti tampilan di excelnya seperti ini
Ini beda kata kunci ya, ini untuk kata kunci "toko buku online". Sebagai penulis kita fokus aja di search volume ya. Disarankan untuk blog/website baru yang volume pencariannya 500-1.000 dulu. Bersaing di kategori yg tidak ketat akan memudahkan kita berada di Search Engine Rangking Position (SERP) halaman 1.
Sekarang kita sudah punya niche, sudah punya keyword utama dan keyword turunan. Lalu bagaimana teknik nulisnya? Algoritma Google yang terbaru, tulisan yang lebih 'manusiawi' lebih disukai Google dibandingkan tulisan yang 'dipaksakan' demi memenuhi kaidah SEO. Jadi sebelumnya berdasarnya tools Yoast SEO, nulis SEO itu harus ada beberapa ketentuan. Seperti gambar berikut
Kalau sekarang, masih ada yg relevan. Tapi ada juga yang sudah ga relevan. Yang masih relevan itu seperti unik, kata kunci di judul, meta deskripsi, alt gambar dan panjang artikel. Sementara kata kunci harus ada di paragraf pertama dan diulang2 dengan kepadatan 3 persen sudah tidak relevan.
Intinya semakin tulisan natural dan manusiawi banget, semakin bagus di SERP. Semakin seperti dibuat-buat dan dipaksakan demi memasukkan kata kunci, semakin tidak bagus peringkatnya. Meski begitu masih ada beberapa kaidah SEO yang harus kita pakai. Fokusnya adalah di Kata Kunci dan Kata Kunci Turunan.
Cara mudahnya adalah jadikan kata kunci sebagai judul utama, dan kata kunci turunan sebagai sub judul. Tapi pastikan kata kunci turunan memang bisa dikembangkan menjadi sebuah artikel sub judul. Jika kata kunci turunan tidak bisa dikembangkan sebagai artikel, cukup kata yang berbeda ditulis di paragraf manapun di dalam artikel.
Contohnya kata kunci "arti thaharah" ini ya. Kita lihat kata kunci turunanya mana yang bisa kita jadikan sub judul.
Kalau kata kunci turunan "arti thaharah adalah" jelas tidak bisa dijadikan sebuah subjudul. Tapi harus ada dalam tulisan. Dimanapun tempatnya. Yang paling pas tentu saja menjadi bagian dari sub judul "Arti Thaharah Menurut Bahasa". Lalu apa saja sub judul yang bisa kita buat dari kata kunci turunan di atas
Judul: Arti Thaharah
Sub Judul 1: Arti Thaharah Menurut Bahasa
Sub Judul 2: Arti Thaharah Menurut Istilah
Sub Judul 3: Arti Thaharah dalam Fiqih
Sudah tiga saja sub judul. Sementara kata-kata dalam keyword turunan yg belum masuk di sub judul : "adalah", "jelaskan", "landasan hukumnya". Nah tiga kata ini harus masuk di artikel, dimanapun tempatnya dan dibuat senatural mungkin. Ini namanya prinsip LSI (Latent Semantic Index) yaitu sebuah cara agar mesin google bisa mengerti konteks dari artikel. Perlu ditambahkan kata-kata yang berhubungan dengan artikel utama. kata-kata "bahasa", "istilah", "fiqih", "landasan hukum" itu untuk menegaskan ke mesin pencari bahwa konteks artikel ini adalah membahasa thaharah dari sisi agama Islam.
Contoh yang paling simple dari LSI adalah kata Apple. Apa yang yg akan terpikirkan dengan kata Apple? ada dua kemungkinan besar, 1 Apple gawai, 2 Apple buah. Bagaimana cara Google mengerti kata Apple yang dimaksud itu gawai atau buah? yakni dengan mengenali kata turunan yang melingkupinya. Jika di artikel ternyata ada kata "Apple Store", maka bisa disimpulkan ya artikel tersebut membahas apple gawai atau apple buah. Nah panduannya hanya pemuatan kata kunci dan kata kunci turunan senatural mungkin. Tulislah dengan caramu sendiri tanpa pusing-pusing harus menulis seperti apa.
Cara paling mudah untuk menulis panjang adalah, menulis sebagaimana kita berbicara. Kalian bicara dalam hati mengenai sebuah topik yang akan ditulis lalu kalian tuliskan kata-kata apapun yang keluar saat bicara dalam hati itu. Boleh juga dilafalkan pelan-pelan. Tips menulis, jangan keburu menjudge tulisanku ga bagus ah lalu dibaca ulang kemudian dirombak total akhirnya ga maju-maju tulisannya. Bedakan antara fase menulis dan fase editing. Fase menulis itu ibarat belanja bahan makanan. Sementara fase editing itu ibarat fase memasak bahan makanan. Jadi dua kegiatan yang berbeda.
Namanya belanja, tulislah sesuatu sebanyak-banyaknya. Belanja bahan sebanyak-banyaknya. Tentu belanja yang relevan dengan apa yang akan kita masak. Harus sebanyak banyaknya, sebab nanti saat dimasak atau editing, akan ada bahan yang dipakai sebagian, dipotong, atau ditambahi sendiri. Tapi kalau belanja bahannya saja kurang, bagaimana chef saat masak akan memulai masakannya?
Jadi kumpulin saja bahan dulu. Menulis SEO bisa mengumpulkan tulisan2 dari internet yang sudah ada. Kemudian dari bahan-bahan itu ditulis ulang. Kita baca dan pagami secara umum bahan dari internet kemudian kita tuliskan dengan gaya bahasa kita sendiri.
Bagaimana menghindari plagiat? bisa dicek di smallseotools.com kalau skor cek plagiarism minimal 90 persen itu sudah aman bagi konten SEO, susunan umumnya
Prolog
Sub Judul- Sub Judul
Epilog
Ini satu teori diantara banyak teori menulis SEO ya. Nanti teman-teman akan menemukan banyak insight baru. Lalu mana yang work? di dunia digital yang work adalah yang kita praktikkan dan kita nilai sendiri. Tidak ada nilai pasti. Apalagi algoritma google terus berubah. Garis besarnya saat ini algoritma google lebih menghargai artikel yang manusiawi. ga terkesan dibuat buat dll.
Demikian artikel tentang Cara Menulis Artikel SEO. Semoga bermanfaat







Post a Comment for "Panduan Cara Mudah Menulis Artikel SEO "